IP Address
Apa itu IP Address?
IP adalah singkatan dari Internet Protocol, atau dalam bahasa Indonesia berarti Protokol Internet. Jadi, IP address atau internet protocol address adalah alamat protokol internet (alamat IP) yang mengidentifikasi segala perangkat yang terhubung ke jaringan, baik jaringan internet pada umumnya maupun lokal.
Jenis-Jenis IP Address
Versi IP address dibagi menjadi dua, yaitu IPv4 dan IPv6.
IPv4
IPv4 adalah alamat IP yang paling umum digunakan, dengan
panjang 32-bit dan empat bagian (oktet) yang dipisahkan oleh titik. Nilai
setiap oktet berkisar dari 0 – 255. Kepanjangan IPv4 yaitu Internet Protocol
version 4. Dengan kemungkinan ini, bisa disimpulkan bahwa saat ini ada sekitar
4,3 miliar alamat IPv4 yang berbeda di seluruh dunia. Contoh IPv4 adalah
seperti berikut:
69.100.24.246
19.0. 92.16
01.12.13.14
Karena merupakan yang paling banyak digunakan, saat ini hampir
semua sistem pasti bisa menangani routing IPv4 tanpa masalah.
Selain itu, alamat IPv4 mendukung mayoritas topologi
jaringan karena prefiksnya yang sederhana. Data dalam address packet IPv4 juga
dienkripsi dengan baik untuk memastikan komunikasi yang aman antar jaringan.
IPv6
IPv6 adalah versi IP address yang lebih baru dari IPv4,
dimaksudkan untuk menggantikan IPv4 karena variasi IPv4 yang kini mulai
terbatas. Kalau IPv4 memiliki panjang 32 bit, panjang IPv6 mencapai 128 bit.
Artinya, ada sekitar 340 undecillion (angka di belakang digit pertamanya ada
66!) alamat IPv6 yang berbeda. IPv6 ditulis dalam rangkaian digit heksadesimal
16 bit dan huruf, dipisahkan oleh titik dua. Jadi, pada jenis IP address ini,
Anda akan menjumpai huruf dari A sampai F.
Berikut adalah contoh IPv6:
2001:3FFE:9D38:FE75:A95A:1C48:50DF:6AB8
2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334
2001:db8:3333:4444:CCCC:DDDD:EEEE:FFFF
Dengan IPv6, routing akan menjadi lebih efisien karena memungkinkan penyedia layanan internet meminimalkan ukuran tabel routing. IPv6 juga menggunakan Internet Protocol Security (IPsec), jadi Anda tidak perlu cemas dengan autentikasi, kerahasiaan, dan integritas data.
Terlebih lagi, IPv6 tidak memiliki IP checksum sehingga
pemrosesan packet menjadi lebih efisien, dan mendukung multicast. Hasilnya,
transmisi data pun bisa dikirim ke beberapa tujuan sekaligus sehingga akan
menghemat bandwidth jaringan.
Komentar
Posting Komentar